Minggu, 16 Desember 2012

Bahan, Sifat, dan Kegunaan Benda




Bahan, Sifat, dan Kegunaannya

Setiap bahan mempunyai sifat. Berdasarkan sifat-sifat tersebut bahan digunakan sebagai bahan dasar suatu barang atau benda. Benda-benda digunakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

1.  Logam

Sifat-sifat Logam :

  • 1) .Sebagian besar logam berbentuk padat. 
  • 2). Logam bersifat keras, kuat, tidak lentur, 
  • 3). Tidak menyerap air, 
  • 4). Tidak mudah terbakar api,
  • 5). Penghantar panas yang baik, serta dapat ditempa,
  • 6). Beberapa logam tidak mudah berkarat

Bahan yang termasuk logam yaitu besi, baja, emas, perak, dan aluminium.

Kekerasan merupakan kemampuan suatu benda untuk menggores benda lain. Berdasarkan sifat logam yang keras dan kuat, besi dan baja banyak digunakan untuk membangun rumah dan jembatan. Besi dan baja ini mampu menahan berat kendaraan yang melewati jembatan tersebut. Emas dan perak sering digunakan untuk membuat perhiasan. Perhiasan dari emas dan perak berharga mahal karena warnanya sangat indah dan tidak bisa berkarat. Perak juga sering dimanfaatkan untuk membuat arloji dan ukiran. Selain itu, logam juga tidak mudah terbakar oleh api. Logam cepat menghantarkan panas. Contohnya aluminium. Oleh karena itu, aluminium banyak dimanfaatkan untuk membuat alat-alat dapur seperti panci, wajan, dan cerek. Beberapa peralatan makan atau memasak terbuat dari baja antikarat atau biasa disebut stainless steel. Stainless steel merupakan campuran dari besi, nikel, dan krom. Logam jenis ini mengilap dan tidak mudah berkarat.

Logam merupakan bahan yang tidak menyerap air. Meski logam tidak menyerap air, tetapi logam tidak lentur. Dengan demikian, logam tidak dapat digunakan untuk membuat jas hujan. Sebagian besar logam memang tidak lentur.

2. Plastik

Sifat-sifat plastik :

  • 1). Plastik merupakan bahan yang tidak mudah menyerap air,
  • 2). Plastik juga ringan, tidak mudah pecah, lentur dan bentuknya,
  • 3). Mudah dibentuk,
  • 4). Tembus pandang,
  • 5). Bersifat isolator

Plastik juga bersifat tembus pandang. Tembus pandang berarti dapat dilalui cahaya. Kita dapat menggunakan perspeks, yaitu plastik keras yang tidak mudah meleleh apabila terkena panas. Perspeks ini untuk membuat jendela dan atap tembus pandang. Perspeks sebening kaca dan tidak mudah pecah. Berdasarkan sifat-sifat di atas, plastik banyak digunakan untuk membuat payung, mainan anak-anak, jas hujan, pembungkus makanan, dan alat rumah tangga seperti ember, gelas, dan piring.

3. Kaca

Sifat-sifat kaca :

  • 1). Berwujud padat,
  • 2). Kaca merupakan bahan kuat dan tembus pandang. 
  • 3). Tahan panas,
  • 4). Mudah dibentuk jika dipanaskan,
  • 5). Tidak menyerap air,
  • 6). Bersifat isolator.

Kaca yang telah digunakan selama berabad-abad untuk membuat benda-benda yang  sudah kita kenal. Sifat kaca yang tembus pandang ini digunakan untuk membuat kaca jendela. Rumah kita akan terang pada siang hari apabila menggunakan kaca sebagai jendela. Kaca juga bisa dimanfaatkan sebagai peralatan rumah tangga, misalnya piring, gelas, dan teko. Kaca tahan panas sehingga piring dan gelas tidak mudah pecah apabila diisi makanan atau air yang panas.

4. Kayu

Sifat-sifat kayu :

  • 1). Keras dan kuat,
  • 2). Bersifat isolator,
  • 3). Tidak tahan terhadap air, sehingga mudah lapuk jika di tempat basah,
  • 4). Dapat dibentuk.

Di sekeliling kita terdapat benda-benda yang terbuat dari kayu. Kayu bersifat keras dan kuat sehingga banyak digunakan sebagai perabot rumah tangga. Contoh perabot rumah tangga yaitu meja, kursi, dan lemari. Kayu merupakan isolator panas yang baik. Sifat kayu ini dimanfaatkan untuk membuat pegangan pada berbagai peralatan masak seperti panci dan sodet. Meskipun kayu merupakan isolator yang baik, tetapi tidak tahan terhadap api. Apabila terkena api, kayu mudah terbakar.

5. Karet

Sifat-sifat karet :

  • 1). Kuat, lentur dan elastis,
  • 2). Tidak tahan api (meleleh jika dipanaskan),
  • 3). Bersifat isolator,
  • 4). Tidak tembus air.

Karet bersifat kuat dan lentur. Karet juga bersifat elastis. Artinya, karet dapat ditarik memanjang dan jika dilepaskan akan kembali ke

bentuk semula. Oleh karena itu, karet dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, misalnya membuat ban, alas sepatu, dan pembungkus kabel. Meskipun karet bersifat kuat dan lentur, tetapi tidak tahan api. Ingatlah, jangan sampai peralatan di rumahmu yang terbuat dari karet terkena api! Karet yang terkena api akan meleleh.
6. Kain dan Kertas

Sifat-sifat  kain :

  • 1). Kain yang berasal dari serat alami : Kapas, sifat serat kapas adalah : lentur, lembut, dan mudah menyerap air. Serat kapas digunakan untuk membuat kain katun. Kapuk, serat kapuk bersifat kuat, lentur, dan mudah menyerap iar. tetapi serat kapuk kurang halus sehingga digunakan untuk membuat perabot rumah tangga seperti kasur dan bantal. Kulit batang rami, bersifat kuat, kasar, dan kaku sehingga serat ini digunakan untuk membuat karung.
  • 2). Kain yang berasal dari serat sintetis dibuat dari bahan palstik memiliki sifat tidak mudah kusut, tidak nyaman dipakai, dan tidak menyerap keringat. Serat sintetis digunakan untuk membuat bahan nilon dan poliester.

Kain dan kertas memiliki sifat yang hampir sama. Di antaranya mudah menyerap air. Akan tetapi, kain tidak mudah robek, sedangkan kertas mudah robek. Sifat mudah menyerap air inilah yang menyebabkan kain digunakan sebagai bahan pembuat pakaian. Bahan kain banyak macamnya, sehingga tingkat kemudahan dalam menyerap air pun bervariasi. 

Di sekitar kita banyak barang yang terbuat dari kertas. Kertas yang digunakan tentu saja berbeda-beda. Penggunaan disesuaikan dengan kegunaannya. Misalnya untuk menulis, orang lebih memilih kertas HVS daripada kertas minyak. Demikian juga untuk mengelap kotoran atau keringat, orang akan lebih memilih kertas tisu daripada kertas karton. Hal ini dikarenakan setiap penggunaan kertas didasarkan pada sifatnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar